Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP Maria Goretti Semarang
| Fakta Visual | Foto jurnalistik harus asli dan alami. Dilarang keras mengubah atau memanipulasi bentuk objek. Anda hanya boleh memperbaiki kecerahan (brightness/contrast) jika foto terlalu gelap. |
| Tangkap Momen | Potretlah subjek yang sedang beraktivitas natural (mengobrol, berjalan, berpidato, bekerja). Hindari foto formalitas di mana orang berbaris kaku melihat ke kamera sambil tersenyum riang. |
Jangan pernah memanipulasi komposisi gambar. Misalnya, foto tidak boleh diedit ditarik ke samping hingga wajah narasumber menjadi tidak simetris dan terlihat mengembang. Jaga proporsi asli gambar Anda!
Bayangkan layar ponsel Anda terbagi menjadi 9 kotak. Letakkan objek utama (misal: mata narasumber) di salah satu titik persimpangan merah, bukan tepat di tengah layar.
Cahaya adalah nyawa dari sebuah foto.
| Golden Hour | Waktu satu jam setelah matahari terbit atau sebelum terbenam. Menghasilkan cahaya lembut keemasan yang dramatis. |
| Cinematic Low-Key | Memanfaatkan cahaya minim dengan bayangan tegas. Sangat cocok diterapkan pada berita feature atau investigasi untuk menciptakan kesan klasik, moody, dan penuh misteri. |
| Cuaca Ekstrem | Jangan takut memotret saat gerimis atau mendung. Rintik hujan di kaca atau jalanan basah menambah kedalaman emosi (suasana melankolis) pada foto Anda. |
Deskripsi Visual: Gambar dua orang siswa sedang membaca buku di taman sekolah.
Caption Salah (Tidak Informatif):
"Rajin membaca buku di taman." (Siapa mereka? Kapan kejadiannya?)
Caption Benar (Sesuai Rumus):
"Dua siswa kelas 7 SMP Maria Goretti sedang membaca buku pelajaran di taman sekolah pada jam istirahat pertama, Rabu (12/8)."